Sabtu, 30 April 2011

WILAYAH (KEWALIAN)...



Allah SWT berfirman:
"Ingatlah, sungguh para wali Allah itu tak ada ketakutan atas mereka, dan tak (pula) ada kesedihan..."
(Yunus, 62)

Dan, Sayyidah 'Aisyah ra meriwayatkan, bahwa Rasulullah saw bersabda:
"Allah SWT berfirman, 'Siapa yang menyakiti wali-Ku, artinya memaklumkan perang kepada-Ku.'
Seorang hamba senantiasa mendekat kepada-Ku dengan melakukan kewajiban yang Ku-fardhukan kepadanya. Dan, terus-menerus ia mendekat kepada-Ku dengan amalan sunah, hingga Aku mencintainya...
Dan, Aku tak pernah ragu melakukan sesuatu seperti keraguan-Ku mencabut nyawa hamba-Ku yang Mu'min, karena ia belum mau mati, sedangkan Aku tak ingin menyakitinya -- tapi (sungguh) maut itu adalah hal yang tak terhindari oleh siapa pun..."
(HR. Tirmidzi, Ahmad dan Al-Hakim...)

Alkisah...
Abu Yazid Al-Busthamy sedang dalam perjalanan (suluk). Ia mendengar, di suatu kota ada seseorang yang terkenal sebagai wali, dengan segala kekeramatannya. Maka, pergilah ia ke kota tersebut, dan -- begitu sampai -- ia berusaha menunggu di pelataran masjid depan rumah sang wali. Tak lama kemudian, ia lihat orang itu tampak keluar rumah, lalu meludah di masjid dan menghadap kiblat pula. Melihat demikian, Abu Yazid langsung pergi tanpa memberi salam...
Katanya, "Orang ini tak dapat dipercaya untuk menjaga adab yang benar, seperti yang ditegaskan Kitabullah dan dicontohkan Rasulullah saw. Maka, bagaimana mungkin ia dapat dipercaya untuk menjaga rahasia-rahasia Allah?" []

(: Wallahua'lam...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar