Selasa, 05 April 2011

SEDIKIT TENTANG SHALAT KHUSYU'


"Berbahagialeh orang yg Mu'min, yaitu orang yg shalatnya khusyu'... dan orang yg atas shalatnya terjaga/terpelihara..."
(AL-MU'MINUN, 23: 1-2 & 9)
Adapun makna "khusyu" adalah terpusatnya seluruh perhatian, pikiran & hati, hanya kpd ALLAH... seakan-akan sedang 'melihatNYA', kalaupun tak bisa merasakan sedang 'melihatNYA', sadari saja dengan merasakan bahwa DIA 'Melihat' -- seperti dirasakan, misalnya, Uwaisy Al-Qarani...
Sedang makna "shalatnya terjaga/terpelihara" adalah menyadari dengan pikiran & hati, dengan penuh keterjagaan/keterpeliharaan, atas seluruh bacaan & gerak tubuh -- dengen mata memicing ke arah sujud, telinga memperhatikan bacaan serta maknanya, dan pengaturan nafas... (Rasulullah bersabda: "Barangsiapa mengenal nafs'nya/dirinya, niscaya ia mengenal TUHANnya...")
Maka, bagaimana manganggap kenal nafs'nya/dirinya, kalau nafas saja tak kenal? Padahal, dalam sehari-hari kita tahu, kalau ada orang emosi, kita bilang kepadanya: "Atur nafas, tarik pelan2, lepaskan selepas-lepasnya..." Maka, orang-orang pernafasan tahu, bahwa kalau mau sehat aturlah nafas, dan orang-orang persilatan tahu, bahwa kalau mau dipukul, tarik nafas, pasti tubuh lebih tahan pukul, tapi kalau nafas sedang tertiup keluar, gampang jatuhnya...
Dan, terakhir, disebutkan bahwa Sayidina Ali terkena panah tertusuk dalam di tubuhnya. Beliau kesakitan. Tapi, ketika sahabat lain mau mencabutnya, beliau keberatan karena sakit. Beliau minta izin sahabat lain u/shalat sunah 2 raka'at. Ktika sdg shalat itulh panahnya dicabut oleh sahabat lain, tanpa beliau merasakannya...
Subhanallah...
(: Kalau tak tahu rahasia nafas, bagaimana bisa? -- baca kitab "BIHARUL-ANWAR" Bab Shalat Khusyu'...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar