MAQAM 'UBUDIYAH...
Abu Hurairah rhadiyallahu 'anhu meriwayatkan, bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Tujuh jenis manusia yang dinaungi Allah subhanahu wata'ala dalam naungan-Nya di Hari ketika tiada naungan selain naungan-Nya:
1) Pemimpin (imam) yang adil,
2) Pemuda yang semangat beribadah kepada Allah,
3) Seseorang yang terkait hatinya ke masjid sejak ia keluar hingga kembali lagi,
4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah, saling bertemu dan berpisah karena Allah,
5) Seseorang yang mengingat Allah (zikrullah) hingga air matanya mengalir,
6) Seseorang yang digoda wanita cantik, tapi ia menyahut, "Aku takut kepada Allah, Pencipta alam semesta...!" dan
7) Seseorang yang shadaqah secara diam-diam, hingga tangan kirinya tak tahu apa yang di-shadaqah-kan tangan kanannya..."
(HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Nasa'i)
Allah subhanahu wataa'la berfirman:
"Ibadahlah kepada Tuhanmu hingga keyakinanmu datang..."
(Al-Hijr, 99)
Dan, Syeh Abu Ali Ad-Daqqaq berkata:
"Ubudiyah itu lebih sempurna ketimbang Ibadah. Sebab, yang pertama adalah Ibadah, lalu Ubudiyah, dan terakhir Abudah..."
Ibadah adalah amalan kaum awam, yang menguasai tahap ilmul-yaqin,
Ubudiyah adalah amalan kaum terpilih (khawash), yang menguasai tahap 'ainul-yaqin, dan
Abudah adalah amalan kaum sangat terpilih (khawashul-khawash), yang menguasai tahap haqqul-yaqin...
(Wallahua'lam...)
"Tujuh jenis manusia yang dinaungi Allah subhanahu wata'ala dalam naungan-Nya di Hari ketika tiada naungan selain naungan-Nya:
1) Pemimpin (imam) yang adil,
2) Pemuda yang semangat beribadah kepada Allah,
3) Seseorang yang terkait hatinya ke masjid sejak ia keluar hingga kembali lagi,
4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah, saling bertemu dan berpisah karena Allah,
5) Seseorang yang mengingat Allah (zikrullah) hingga air matanya mengalir,
6) Seseorang yang digoda wanita cantik, tapi ia menyahut, "Aku takut kepada Allah, Pencipta alam semesta...!" dan
7) Seseorang yang shadaqah secara diam-diam, hingga tangan kirinya tak tahu apa yang di-shadaqah-kan tangan kanannya..."
(HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Nasa'i)
Allah subhanahu wataa'la berfirman:
"Ibadahlah kepada Tuhanmu hingga keyakinanmu datang..."
(Al-Hijr, 99)
Dan, Syeh Abu Ali Ad-Daqqaq berkata:
"Ubudiyah itu lebih sempurna ketimbang Ibadah. Sebab, yang pertama adalah Ibadah, lalu Ubudiyah, dan terakhir Abudah..."
Ibadah adalah amalan kaum awam, yang menguasai tahap ilmul-yaqin,
Ubudiyah adalah amalan kaum terpilih (khawash), yang menguasai tahap 'ainul-yaqin, dan
Abudah adalah amalan kaum sangat terpilih (khawashul-khawash), yang menguasai tahap haqqul-yaqin...
(Wallahua'lam...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar