Selasa, 05 April 2011

"UMMATI, UMMATI, UMMATI..."


            Di saat2 akhir kehidupan Rasulullas saw, ditatapnya sahabat2 yg mengelilinginya, dan sabdanya: "Sahabat2ku, semoga kalian berumur panjang, dan semoga DIA menolong serta melindungi kalian. Aku wasiatkan u/terakhir kalinya, takwalah kalian kpd ALLAH, dan ingatlah (zikr) selalu kpd ALLAH. Janganlah angkuh dan sombong terhadap org kampung atau org jauh2. Sungguh, telah datang saat azalku dan kembali kpd ALLAH, ke Sidratul-Muntaha, ke Jannatul-Ma'wa... Sampaikan kata2ku ini kpd yg lain sesudahmu..."
            Lalu Jibril datang, dan Rasulullah saw bertanya: "Ya Jibril, siapakah yg akan menyertai kaumku setelah aku?"
            Jibril menjawab: "Ya Kekasih ALLAH, ALLAH menitip pesan bhw berikanlah kabar gembira u/mu, sebab pd Hari Qiyamat nanti engkaulah yg p'tama2 bangkit dr kubur dan yg p'tama2 memimpin umat manusia. Dan, ALLAH tidak akan mengazab kaummu, sebab ALLAH mengharamkan Surga kpd kaum lain sebelum kaummu memasukinya..."
            "Mantaplah hatiku, ya Jibril," sahut Rasulullah saw.
            Sayidah 'Aisyah ra lalu menyandarkan kepala Rasulullah saw di antara dada dan kerongkongannya. Di depan beliau ada air dalam bejana, dan beliau masukkan tangannya ke air itu sambil berkata: "LA ILAHA ILLALLAH... tiada tuhan kecuali ALLAH... sungguh, ada rasa pedih saat kematian datang...!"
            Beliau taruh tangan kanannya di sisi kanan, katanya: "AR-RAFIQ AL-A'LA... Wahai Teman yg Maha Tinggi...!"
            Tampak beliau pingsan bbrapa saat. Begitu sadar dan dapat berbicara lg, katanya: "Shalat, shalat, shalatlah berjamaah. Sungguh, kalian tidak akan lemah dan senantiasa kokoh bila menegakkan shalat...!"
            Lalu, datanglah Izra'il dgn minta izin u/mencabut ruh Rasulullah saw.
            Sela Jibril: "Ya Kekasih ALLAH, tentulah RABB rindu bertemu dgnmu sekarang. Demi ALLAH, malaikat maut tidak pernah minta izin kpd s'org pun  u/mengambil ruh, tidak pernah minta izin seperti ini. DIA menyempurnakan kehormatan dan kemuliaanmu, dan DIA sangat rindu bertemu dgnmu..."
            Rasulullah saw bersabda: "Silakan Izra'il datang..."
            Dan, tampak beliau terkulai di pangkuan Sayidah 'Aisyah ra. Keringat membasahi dahinya. Beliau berkata: "Ya 'Aisyah, ruh s'org mu'min keluar dgn keringat yg berlebihan, dan ruh s'org kafir keluar dgn suara dari kedua rahangnya sbgmana nyawa kedelai..."
            Beliau menengok ke aras Jibril, katanya: "Sakaratul-maut ini betapa sakit..."
            Jibril memalingkan wajahnya, karena ia tidak tega melihat kesakitan beliau.
            Saat2 ajalnya pun semakin dekat. Fatimah ra, putrinya, hanya menangis. Dan, 'Ali melihat bibir Rasulullah saw bergetar seperti ingin mengatakan sesuatu.
            'Ali mendekatkan telinganya ke bibir beliau. Terdengar beliau berbisik: "UMMATI, UMMATI, UMMATI... ummatku, ummatku, ummatku..."

(: Akhirnya, kembalilah Rasulullah saw ke "Sangkan Paraning Dumadi" beliau, Asal semua Asal -- kembali ke ALLAH'nya...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar