Sabtu, 23 April 2011

"AGAR SAMPAI KE MAQAM IBRAHIM..."



Seorang saudagar datang menemui Syeh Junaid Al-Baghdadi. Katanya, “Ya Syeh, saya baru pulang haji..."
Syeh Junaid bertanya, “Sejak kau berangkat haji dengan niat awal perjalanan dari rumahmu, sudahkah kau lari dari semua dosa?”
Jawab saudagar itu, “Belum…”
“Kalau begitu,” sahut Syeh Junaid, “kau belum menempuh jalan, tahap demi tahap... Ketika kau kenakan kain ihram di miqat yang ditentukan, apakah kau buang sifat manusiawimu seperti melepas pangkatmu sehari-hari?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum ihram… Ketika kau wuquf di 'Arafah, apakah kau berdiam diri sejenak dalam musyahadah kepada Allah?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum mencapai 'Arafah… Ketika kau ke Muzdalifah mencapai hasrat kehambaanmu, apakah kau lempar seluruh kehendak ragawimu?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum sampai ke Muzdalifah… Ketika kau berhenti di Mina, apakah semua keinginanmu berhenti?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum ke Mina… Ketika kau lempar Jumrah, apakah kau lempar nafsu inderawi yang menyertaimu?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum lempar Jumrah… Ketika kau ke tempat penyembelihan qurban, apakah kau qurban-kan obyek kecintaan dirimu?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum ber-qurban… Ketika kau thawaf di Baitullah, apakah kau temui Indah-Nya Nonmateri Ilahi di Masjidil-Haram itu?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum menemui Rabb Baitullah… Ketika kau sa’i antara Shafa dan Marwah, apakah kau mencapai kesucian (shafa) dan keluhuran (muruwah)?”
“Belum…”
“Kalau begitu kau belum sa’i, apalagi tahalul, dan kau belum benar-benar haji… Ulangi hajimu dengan cara benar, agar kau sampai ke Maqam Ibrahim…!” []

(: disarikan dari "KASYFUL-MAHJUB" Syeh Ibnu Utsman Al-Hujwiri...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar