Kamis, 20 Januari 2011

Takdir Ke-syahid-an Al-Hallaj


            Tiga malam sudah petugas sipir penjara Baghdad kelabakan mengontrol sel Al-Hallaj.
            Malam pertama, ia tak menemukan sang pesakitan itu di selnya. Besok malamnya, ia boro-boro menemukan sang pesakitan itu, bahkan selnya pun sekaligus tak ia temukan. Dan, baru malam ketiga ia menemukan utuh: Al-Hallaj dan selnya ada!
            "Kenapa bisa begini, Syeh?" tanya si sipir kepada Al-Hallaj.
            Al-Hallaj tersenyum, dan jawabnya kalem:
            "He... Di malam pertama, aku berangkat menghadap Allah dengan penuh khusyu. Sehingga kau tak menemukanku di sel ini. Besok malamnya, bahkan ALLAH Sendiri yang menghadapku. Sehingga kau boro-boro menemukanku, bahkan sel ini pun tak kau temukan -- hilang dalam liputan Cahaya-NYA. Baru di malam ini kau menemukanku lagi, sebab ALLAH sengaja dengan Iradat-NYA mengembalikanku ke dalam Takdir yang harus segera kutanggung: aku akan mati syahid...!"
            (Begitulah yang tertulis sebagai Takdir ke-syahid-an Al-Hallaj...)
            : Cag!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar