Rabu, 08 Desember 2010


Hari yang Luar Biasa

            Di Hari Pengadilan Akhir, dua orang umatku berlutut di Hadirat Rabbi.
Kata si A, “Ya Rabb, ambillah untukku tebusan kezhaliman saudaraku itu…”
            Firman-Nya, “Berikan kepadanya  tebusan kezhalimanmu!”
            Jawab si B, “Tapi, ya Rabb, sama sekali tak ada sisa sedikit pun kebaikanku…”
            “Kalau begitu,” sahut si A ketus. “Pikulkan kepadanya sebagian dosa-dosaku…”
            Maka, tergenanglah mata Rasulullah saw karena menangis. Sabdanya, “Itulah Hari yang Luar Biasa, ketika manusia butuh dipikulkan sebagian dosa-dosanya!”
Allah berfirman kepada si Penuntut, “Tengadahlah, kau lihatlah ke Taman ini!”
Seru si A, “Ya Rabb, kulihat Kota Perak dan Istana Emas. Untuk Nabi atau Syuhada manakah itu?”
Jawab-Nya, “Untuk mereka yang membayarkan nilai harganya kepada-Ku!”
“Tapi, siapa yang mampu?”
“Kau pun mampu!”
“Dengan apa?”
“Dengan memaafkan saudaramu!”
“Ya Rabb, aku memaafkannya…”
Maka, firman-Nya, “Tariklah tangan saudaramu, dan masuklah kalian berdua ke Surga!”
Sabda Rasulullah saw, “Jadi, bertaqwalah kepada Allah, dan berbaiklah di antaramu. Sungguh, Allah memperbaiki hubungan orang-orang mu’min di Hari Qiyamat…!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar