Jumat, 06 Mei 2011

IJABAH PADA "SAAT" JUM'AH...

 


Anas bin Malik ra meriwayatkan, bahwa Rasulullah saw berabda:
"Jibril mendatangiku seraya membawa semacam kaca putih bening, yang di dalamnya terdapat titik hitam..."
Kutanya, "Hai Jibril, apakah ini?"
Jawabnya, "Ini adalah hari Jum'ah. Allah menjadikannya untukmu dan umatmu sebagai hari raya, sehingga kalian mendahului kaum Yahudi dan Nasrani. Di hari Jum'ah ada suatu "saat" yang -- apabila di "saat" itu seorang hamba memohon kebaikan kepada Allah -- niscaya Allah mengijabah permohonannya."
Kutanya lagi, "Kalau titik hitam ini apa?"
Jawab Jibril, "Ini adalah hari Qiyamah, terjadinya pada hari Jum'ah. Dan, kami (malaikat) mohon kepada Allah, agar Al-Mazid bersama kami."
Rasulullah saw bersabda, "Kutanya lagi Jibril, 'Apakah hari Al-Mazid itu?'"
Jibril menjawab, "(Hari Al-Mazid itu) sungguh Allah menjadikan di surga ada lembah luas, dan di lembah luas itu Allah menjadikan gunung pasir putih. Apabila hari Jum'ah, Allah pun turun ke situ. Dan, di situ ditempatkan untuk para nabi berupa mimbar dari emas, sedangkan untuk para syuhada berupa kursi dari mutiara. Sejumlah bidadari pun turun dari kamarnya, sambil memuji Allah dan menyanjung-Nya."
Rasulullah saw bersabda, "Kemudian, Allah SWT berfirman, 'Hendaknya kalian (malaikat) memberi para hamba-Ku itu pakaian!' Lalu, mereka pun diberi pakaian."
Allah berfirman, "Hendaknya kalian juga memberi para hamba-Ku itu makan!" Lalu, mereka pun diberi makan.
Allah berfirman, "Hendaknya kalian juga memberi para hamba-Ku itu minum!" Lalu, mereka pun diberi minum.
Allah berfirman, "Hendaknya kalian juga memberi para hamba-Ku itu wewangian!" Lalu, mereka pun diberi wewangian.
Kemudian, Allah berfirman, "Apakah yang kalian kehendaki?"
Mereka (para nabi dan syuhada) menjawab, "Keridhaan-Mu, ya Allah."
Rasulullah saw bersabda, "Allah berfirman, 'Aku ridha kepada kalian!'
Lalu, Allah mempersilakan mereka pergi, maka mereka pun pergi, sedangkan para bidadari naik lagi ke dalam kamarnya. Mereka (para bidadari) itu berupa jamrud hijau dan yaqut merah..." []

(Hadits Qudsi riwayat: Ibnu Syaibah, Abu Ya'la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani, Ibnu Hajar...
Derajat: Syahih...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar