“Panasnya Api Hatiku…”
Seorang hamba sakit. Ia ditunggui oleh sahabatnya. Dengan cerek di tangan. Siap dipanaskan di tungku untuk minum atau mandi si hamba.
Suatu ketika si hamba tertidur. Maka sahabatnya pergi ke sumur. Mengisi cerek yang kosong, dan segera kembali.
Karena si hamba masih tertidur, sahabatnya duduk di kursi. Ia kecapekan, dan tiduran dengan cerek di dadanya.
Tiba-tiba si hamba bangun. Minta minum sambil membangunkan sahabatnya. Dengan terbata-bata sahabatnya langsung mengucurkan air di cerek ke gelas.
“Auw, panas!” si hamba tersengat. “Di mana kau panaskan air cerek itu, padahal kau tertidur?”
Si sahabat menjawab, “Kupanaskan di api hatiku...!!!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar